Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2011

Keikhlasan Ridho


“Jadi Gema itu enak ya, Bu,”ujar Ridho datar di teras rumah, ketika suatu sore ibunya tengah menyiangi halman.
            “Enak gimana, maksud Ridho?” tanya ibunya masih juga sibuk mengais-ngais rumput liar.
            “Ya, enak aja. Kalau ulang tahun selalu dirayakan,”ibunya sudah mulai beralih memperhatikannya. Raut muka Ridho tampak sekali, bahwa dia sangat ingin merayakan ulang tahunnya. Sekarang Ridho telah duduk di kelas tiga SD, itu artinya umur Ridho sudah sembilan tahun. Tapi hingga kini ia tak pernah merasakan bagaimana rasanya kalau hari kelahiran itu dirayakan. Sementara ibunya hanya tertunduk dan berhenti sejenak, lalu kembali lagi mencabuti rumput-rumput liar di halaman.

Kamis, 31 Maret 2011

Sebuah Cerita

Oleh Salmizul Fitria

Ini bukan sebuah kisah yang mengharukan, seperti kisah Buk Mus dalam Laskar pelangi atau setragis kisah Torey Heiden dalam Luka Hati Gadis Kecil .Ini sebauh catatan dimana sebuah perjalanann terekam dengan abadi_Proem bilang menulislah untuk keabadian.
            Catatan ini dimuali dari sejak dulu ketika saya masih mahasiswa praktek pada sebuah sekolah negeri yang rata-rata anaknya lumayan kreatif …ya kata kreatif lebih tepat agar tidak mematikan karakter mereka. Namun, catatan guru pemula ini sekarang jauh lebih menarik. Cobaan pertama yang harus saya terima adalah kepala sekolah yang lumayan menarik. Dia sudah beristri, umur 30 tahun, kulit hitam semakin menambah kemaskulinannya. Dia ramah alang kepalang tidak  seperti The Rock dalam Film Gridiron